Berikut 12 jenis makanan yang bisa memenuhi kebutuhan gizi menurut Ed Bauman, Ph.D, ahli gizi dari Bauman College:
Kurangi Risiko Kerusakan Mata pada Anak Anda
Di zaman sekarang, televisi sudah menjadi bagian dari rumah tangga. Terjadi pergeseran fungsi dari televisi, dari kebutuhan tersier, menjadi kebutuhan inti. Dari orang dewasa hingga anak kecil senang berdiam diri berjam-jam di depan layar kaca tersebut.
Mencegah Efek Hipertensi dengan Cara Menyenangkan
Tahukah Anda bahwa banyak penyakit yang diawali oleh keadaan psikis yang tidak sehat, salah satunya stress. Stress memiliki banyak tingkatan dan biasanya stress tingkat lanjut yang menyebabkan datangnya penyakit pada tubuh.
Kemana Lemak Tubuh Anda Menghilang
Sudah jadi pengetahuan umum bila untuk menurunkan berat badan Anda harus membakar kalori sebanyak-banyaknya.
Thursday, 3 September 2015
01:27
Sehat
Kita semua pasti sudah tahu bahwa
tidak semua makanan menyehatkan. Setiap
makanan mengandung zat gizi yang berbeda. Yang pasti, gorengan, junk food (Link artikel ttg bahaya junk food)
dan makanan yang mengandung lemak trans sudah jelas bukanlah makanan sehat yang
dikonsumsi nenek Anami.
Berikut 12 jenis makanan yang bisa memenuhi kebutuhan gizi menurut Ed Bauman, Ph.D, ahli gizi dari Bauman College:
1.
Alpukat
Memang benar buah ini tinggi akan
lemak, tetapi alpukat mengandung lemak tak jenuh golongan monounsaturated
(rantai tunggal), yang baik untuk mengurangi risiko kanker, serangan jantung
dan diabetes lho. Ed Bauman mengatakan
bahwa alpukat dibutuhkan untuk meregenerasi jaringan dan darah, menstabilkan
gula darah dan bagus untuk penyakit kelainan jantung. Menurutnya, alpukat juga
sumber serat yang baik (11-17 gram perbuah) dan sebagai sumber lutein, jenis
antioksidan yang dibutuhkan untuk kulit dan mata yang sehat.
2.
Apel
"One
apple a day keeps a doctor away." Ungkapan
dari Jonny Bowden, Ph.D, penulis buku The
150 Healthiest Food on Earth benar. Apel memang kaya akan antioksidan quercetin dan catechin yang
akan melindungi tubuh dari kerusakan sel, yang artinya akan mengurangi resiko
terjadinya kanker dan penyakit jantung.
Selain itu penelitian juga menunjukkan
apel mengandung lima kali lebih banyak polyphenol
dibandingkan dengan daging. Kandungan serat yang terdapat pada apel dan kulitnya
juga dua kali lebih banyak dibanding buah lain, seperti anggur, jeruk atau buah
persik. Jangan lupa cuci kulitnya dicuci hingga benar-benar bersih yaa..
3.
Blueberry
4.
Kubis atau Kol
Dalam dunia sayur mayur, keluarga
Brassica (brokoli, kubis, bok choy, dsb) termasuk paling diminati. Sayuran ini
mengandung zat yang disebut dengan indoles yang menurut riset mampu mengurangi
risiko kanker secara menakjubkan. "Mengonsumsi kubis lebih dari satu porsi
setiap minggunya bisa mengurangi risiko terjadinya kanker usus pada pria hingga
66 persen," kata Bauman. Selain itu, kubis juga meningkatkan sistem
kekebalan tubuh, membunuh bakteri dan virus.
5.
Ikan dan Minyak Ikan
Rajin mengonsumsi ikan akan membantu
Anda mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, alzheimer, stroke, diabetes
dan rematik. Selain itu, variasi lemak yang terdapat dalam ikan juga bisa
meredakan gejala depresi. Asosiasi Jantung Amerika menyarankan agar para orang
dewasa mengonsumsi dua ikan dalam seminggu, terutama ikan dari laut dalam,
seperti salmon atau sardin yang kaya akan omega-3.
6.
Bawang putih
Selain menurunkan kadar kolesterol,
menurut Bauman, dua atau tiga siaung bawang putih per hari akan menghambat
terjadinya penyumbatan arteri. Bawang putih efektif sebagai anti bakteri dan
kuman, juga meningkatkan ketahanan tubuh terhadap stres dan infeksi.
7.
Jamur
Jamur telah digunakan sejak berabad
lampau dalam dunia pengobatan timur, terutama karena khasiatnya untuk
meningkatkan sistem kekebalan tubuh, terutama jamur jenis maitake, shiitake dan
reishi. Bahkan jamur juga banyak dipakai dalam pengobatan tradisional di Asia
untuk terapi kanker karena jamur mampu menangkal efek racun dari kemoterapi dan
radiasi. Masih kurang? Studi yang dilakukan ilmuwan Jepang menunjukkan makan
jamur shiitake secara teratur akan mengurangi kolesterol dalam darah hingga 45
persen.
8.
Kacang Almond
Almond mengandung serat dan lemak tak jenuh monounsaturated, keduanya terbukti
bisa menurunkan kadar kolesterol. Menurut Food
and Drug Administration (FDA), mengonsumsi 1,5 ons kacang almond, bisa
menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan protein, serat dan lemak tak
jenuh di dalamnya akan menimbulkan rasa kenyang sehingga dapat membantu program
penurunan berat badan, apalagi bila diikuti olahraga teratur dan mengonsumsi NATURE CITRIMAX dari TARA.
Telur mungkin adalah sumber protein
terbaik di bumi. Ia mengalahkan susu, daging atau kedelai dalam hal kandungan
protein. Kebanyakan orang takut makan telur, khususnya kuning telur karena
khawatir kadar kolesterolnya naik. Padahal kuning telur mengandung choline yang
akan melindungi hati dan fungsi otak. Lagipula, makan telur satu-dua butir perhari
tidak terbukti menaikkan kadar kolesterol kok.
10.
Buah Delima
Selama ini tak banyak orang yang tahu
kalau buah delima merupakan sumber antioksidan terbaik, bahkan lebih baik dari
anggur merah dan teh hijau. Secara teratur mengonsumsi jus delima terbukti bisa
mengurangi plak yang menyumbat aliran darah yang sering menyebabkan stroke dan
penyakit jantung. Dalam jangka panjang, konsumsi jus buah delima akan menghambat
proses penuaan dan melindungi tubuh dari
terjadinya kanker.
11.
Anggur Merah
Satu sloki anggur merah setiap hari
akan menjaga kesehatan jantung dengan cara menaikkan kadar kolesterol baik
(HDL) dan mengurangi risiko penggumpalan darah. Anggur merah
juga mengandung antioksidan reservatrol dan
saponin yang berguna untuk jantung. Tetapi tetap jangan berlebihan,
karena minum alkohol lebih dari satu kali perhari akan membuat tekanan darah
naik.
12.
Cokelat

Cokelat yang dimaksud adalah cokelat
hitam lebih dari 60%, bukan cokelat susu yang banyak mengandung gula. Manfaat
cokelat berasal dari flavonol dan antioksidan (juga terdapat pada strawberi,
anggur merah, dan apel). Sebenarnya, hanya kakao asli yang mengandung
flavonols. Jadi pilihlah cokelat yang mengandung kakao lebih banyak (lebih dari
60 persen). Dark cokelat merupakan jenis cokelat yang memiliki kalori lebih
sedikit dibanding yang lain. Jika dimakan dalam jumlah secukupnya, Anda akan
mendapat manfaat berupa berkurangnya kolesterol jahat (LDL).
Tuesday, 1 September 2015
01:33
Sehat
Jangan
pernah dibutakan oleh uang. Uang memang bisa memebeli segala hal yang bersifat
materi, namun uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Salah satu faktor hadirnya
kebahagiaan di tengah-tengah keluarga Anda adalah kesehatan.
Banyak
jenis penyakit yang dapat merenggut kebahagiaan dari keluarga, terutama
penyakit yang perlahan-lahan dapat membunuh Anda. Diabetes contohnya. Penulis
bukan sedang menakut-nakuti Anda, tapi memang itulah kenyataannya.
Bila
Anda memiliki riwayat diabetes, jangan berkecil hati dahulu. Seseorang tidak
akan langsung terkena diabetes dan mengalami komplikasi karena penyakit
tersebut. Jauhi faktor-faktor penyebab diabetes dan kenali gejalanya agar
penyakit mematikan itu tidak dapat merenggut kebahagiaan dan keceriaan keluarga
Anda.
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang timbul akibat kadar gula darah yang tinggi. Kadar gula darah yang tinggi itu disebabkan ketidakmampuan tubuh memproduksi hormon insulin atau penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin.
Faktor-Faktor
Penyebab Diabetes :
1.
Keturunan, orang
yang memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami diabetes memiliki resiko
terkena diabetes yang lebih tinggi. Faktor ini tidak bisa diubah.
2.
Usia,
semakin dewasa seseorang maka resikonya terkena diabetes akan semakin tinggi.
3.
Jenis kelamin, prevalensi
wanita terkena diabetes lebih tinggi dibandingkan prevalensi pada pria.
4.
Obesitas,
semakin besar kelebihan berat badan maka prevalensi terganggunya kerja insulin
akan semakin besar, karena kelebihan lemak dapat menyebabkan gangguan pada
kerja hormon insulin.
5.
Aktivitas fisik,
semakin jarang kita melakukan aktivitas fisik maka gula yang dikonsumsi juga
akan semakin lama terpakai, akibatnya prevalensi peningkatan kadar gula dalam
darah juga akan semakin tinggi.
6.
Pola makan, pola
makanan berlemak dan karbohidrat yang berlebihan akan meningkatkan resiko
terkena diabetes.
7.
Stress, merupakan
salah satu faktor pemicu meningkatnya resiko diabetes.
Diabetes bisa disebabkan berbagai faktor, faktor pencetus diabetes melitus antara lain kurang gerak, makan berlebihan, dan kekurangan produksi hormon insulin.
Diabetes bisa disebabkan berbagai faktor, faktor pencetus diabetes melitus antara lain kurang gerak, makan berlebihan, dan kekurangan produksi hormon insulin.
8.
Gaya hidup, seperti
kurang gerak, pola makan buruk juga harus diwaspadai timbulnya penyakit
diabetes.
Penyebab
diabetes lainnya :
1. Kadar kortikosteroid yang tinggi
2. Kehamilan (diabetes gestasional) yang biasanya akan hilang setelah melahirkan.
3. Obat-obatan yang dapat merusak pankreas.
4. Racun yang memengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.
1. Kadar kortikosteroid yang tinggi
2. Kehamilan (diabetes gestasional) yang biasanya akan hilang setelah melahirkan.
3. Obat-obatan yang dapat merusak pankreas.
4. Racun yang memengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.
Resiko besar lain juga menghadang prediabetes yang tak menjaga porsi makannya. Bila terus berkembang menjadi diabetes, maka akan berpeluang mengalami komplikasi pada hampir seluruh organ tubuh.
Kriteria Diagnostik Gula Darah (mg/dL)
Bukan Diabetes
|
Prediabetes
|
Diabetes
|
Puasa: < 110
|
110 - 125
|
> 126
|
Sewaktu: < 110
|
110 - 199
|
> 200
|
Upayakan
agar kadar kolesterol “baik” HDL lebih dari 45 mg/d1, sedangkan kolesterol
“jahat” LDL kurang dari 100 mg/dl. Kadar trigliserida usahakan tak mencapai 130
mg/ d1.
Tanda dan gejala prediabetes yang harus Anda waspadai
→ Haus berlebihan.
→
Kulit menghitam.
→
Gatal-gatal pada bagian kulit yang berlipat seperti leher, lutut, ketiak, dan
pangkal paha.
→
Adiktif gula.
Gejala komplikasi dari diabetes diantaranya :
Hipoglikemia, yaitu gejala yang timbul akibat tubuh kekurangan glukosa, dengan tanda-tanda :
• Gemetar dan keringat dingin
•
Rasa lapar yang timbul secara tiba-tiba
• Sakit kepala
• Kecemasan yang timbul secara tiba-tiba
• Berkeringat atau menjadi pucat
• Bingung atau punya masalah dalam memberikan perhatian
• Penurunan kesadaran/koma
• Rasa tertusuk di sekitar mulut.
• Sakit kepala
• Kecemasan yang timbul secara tiba-tiba
• Berkeringat atau menjadi pucat
• Bingung atau punya masalah dalam memberikan perhatian
• Penurunan kesadaran/koma
• Rasa tertusuk di sekitar mulut.
Koma Diabetik, berlawanan dengan hipoglikemia, kota diabetik ini timbul karena kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi biasanya lebih dari 600 mg/d1. Gejala yang sering timbul adalah :
- Nafsu makan menurun
- Haus, minum banyak, kencing banyak
- Disusul rasa mual, muntah, napas penderita menjadi cepat dan dalam serta berbau aseton
- Sering disertai panas badan, biasanya karena ada infeksi.
Kondisi ideal gula darah adar prediabetes tidak berkembang
menjadi diabetes adalah dengan pengaturan pola makan rendah gula, rendah lemak
jenuh dan minim asam lemak trans. Kurangi juga garam dan perkaya kandungan
serat di dalam menu sehari-hari. Penderita diabetes umumnya memiliki trigliserida
tinggi dan kadar HDL yang rendah. Asam lemak omega-3 dapat
membantu menurunkan trigliserida, menormalkan glukosa dalam darah dan meningkatkanHDL.
Setelah membaca artikel di atas, kita semua sadar bahwa
begitu banyak hal di sekitar kita yang dapat mengganggu kesehatan. Apabila Anda
mengalami salah satu gejala seperti yang dijelaskan di atas, segera
berkonsultasilah ke dokter agar materi yang Anda kumpulkan tidak terbuang
sia-sia untuk biaya rumah sakit.
Subscribe to:
Posts (Atom)
RSS Feed
Twitter