Thursday, 3 September 2015

http://static1.squarespace.com/static/53b575a4e4b059c3d77ff705/53b58d98e4b0d0fd2088f670/54ff1117e4b034b7a7fd810d/1433859267526/?format=1500w
Di sebuah desa di Purwakarta, hiduplah seorang nenek bernama Anami. Nenek Anami, begitulah sapaan akrab dari warga sekitar, sekarang berusia menginjak 140 tahun. Ketika ditanyakan apa resep beliau agar tetap sehat dan panjang umur, beliau mengatakan bahwa selalu mengonsumsi makanan sehat adalah kebiasaan yang telah ia lakukan sejak masih muda.

Kita semua pasti sudah tahu bahwa tidak semua makanan menyehatkan. Setiap makanan mengandung zat gizi yang berbeda. Yang pasti, gorengan, junk food (Link artikel ttg bahaya junk food) dan makanan yang mengandung lemak trans sudah jelas bukanlah makanan sehat yang dikonsumsi nenek Anami.

Berikut 12 jenis makanan yang bisa memenuhi kebutuhan gizi menurut Ed Bauman, Ph.D, ahli gizi dari Bauman College:

1. Alpukat 
Image result for avocado
Memang benar buah ini tinggi akan lemak, tetapi alpukat mengandung lemak tak jenuh golongan monounsaturated (rantai tunggal), yang baik untuk mengurangi risiko kanker, serangan jantung dan diabetes lho. Ed Bauman mengatakan bahwa alpukat dibutuhkan untuk meregenerasi jaringan dan darah, menstabilkan gula darah dan bagus untuk penyakit kelainan jantung. Menurutnya, alpukat juga sumber serat yang baik (11-17 gram perbuah) dan sebagai sumber lutein, jenis antioksidan yang dibutuhkan untuk kulit dan mata yang sehat.

2. Apel
Image result for apple green and red
"One apple a day keeps a doctor away." Ungkapan dari Jonny Bowden, Ph.D, penulis buku The 150 Healthiest Food on Earth benar. Apel memang kaya akan antioksidan quercetin dan catechin yang akan melindungi tubuh dari kerusakan sel, yang artinya akan mengurangi resiko terjadinya kanker dan penyakit jantung.
Selain itu penelitian juga menunjukkan apel mengandung lima kali lebih banyak polyphenol dibandingkan dengan daging. Kandungan serat yang terdapat pada apel dan kulitnya juga dua kali lebih banyak dibanding buah lain, seperti anggur, jeruk atau buah persik. Jangan lupa cuci kulitnya dicuci hingga benar-benar bersih yaa.. 

3. Blueberry


Image result for blueberryBuah ini merupakan bintangnya anti penuaan kulit (anti aging). Bluberry kaya akan antioksidan, terutama anthocyanins yang telah terbukti meningkatkan penglihatan dan fungsi otak dan sebagai anti kanker. Penelitian juga menunjukkan makan bluberi bisa menghambat kerusakan pada proses koordinasi dan ingatan seiring dengan proses penuaan. Bukan hanya itu saja, buah-buahan berwarna ungu kehitaman ini juga bisa mengurangi peradangan yang disebabkan oleh penyakit kronis seperti alzheimer dan parkinson hingga diabetes dan penyakit jantung.

4. Kubis atau Kol
Image result for kubis
Dalam dunia sayur mayur, keluarga Brassica (brokoli, kubis, bok choy, dsb) termasuk paling diminati. Sayuran ini mengandung zat yang disebut dengan indoles yang menurut riset mampu mengurangi risiko kanker secara menakjubkan. "Mengonsumsi kubis lebih dari satu porsi setiap minggunya bisa mengurangi risiko terjadinya kanker usus pada pria hingga 66 persen," kata Bauman. Selain itu, kubis juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membunuh bakteri dan virus.

5. Ikan dan Minyak Ikan
Image result for fish oil
Rajin mengonsumsi ikan akan membantu Anda mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, alzheimer, stroke, diabetes dan rematik. Selain itu, variasi lemak yang terdapat dalam ikan juga bisa meredakan gejala depresi. Asosiasi Jantung Amerika menyarankan agar para orang dewasa mengonsumsi dua ikan dalam seminggu, terutama ikan dari laut dalam, seperti salmon atau sardin yang kaya akan omega-3.

6. Bawang putih 
Image result for garlic

Selain menurunkan kadar kolesterol, menurut Bauman, dua atau tiga siaung bawang putih per hari akan menghambat terjadinya penyumbatan arteri. Bawang putih efektif sebagai anti bakteri dan kuman, juga meningkatkan ketahanan tubuh terhadap stres dan infeksi.

7. Jamur
Image result for jamur
Jamur telah digunakan sejak berabad lampau dalam dunia pengobatan timur, terutama karena khasiatnya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, terutama jamur jenis maitake, shiitake dan reishi. Bahkan jamur juga banyak dipakai dalam pengobatan tradisional di Asia untuk terapi kanker karena jamur mampu menangkal efek racun dari kemoterapi dan radiasi. Masih kurang? Studi yang dilakukan ilmuwan Jepang menunjukkan makan jamur shiitake secara teratur akan mengurangi kolesterol dalam darah hingga 45 persen.

8. Kacang Almond 
Image result for kacang almond
Almond mengandung serat dan lemak tak jenuh monounsaturated, keduanya terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol. Menurut Food and Drug Administration (FDA), mengonsumsi 1,5 ons kacang almond, bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan protein, serat dan lemak tak jenuh di dalamnya akan menimbulkan rasa kenyang sehingga dapat membantu program penurunan berat badan, apalagi bila diikuti olahraga teratur dan mengonsumsi NATURE CITRIMAX dari TARA

9. Telur 
Image result for telur
Telur mungkin adalah sumber protein terbaik di bumi. Ia mengalahkan susu, daging atau kedelai dalam hal kandungan protein. Kebanyakan orang takut makan telur, khususnya kuning telur karena khawatir kadar kolesterolnya naik. Padahal kuning telur mengandung choline yang akan melindungi hati dan fungsi otak. Lagipula, makan telur satu-dua butir perhari tidak terbukti menaikkan kadar kolesterol kok.

10. Buah Delima 
Image result for delima
Selama ini tak banyak orang yang tahu kalau buah delima merupakan sumber antioksidan terbaik, bahkan lebih baik dari anggur merah dan teh hijau. Secara teratur mengonsumsi jus delima terbukti bisa mengurangi plak yang menyumbat aliran darah yang sering menyebabkan stroke dan penyakit jantung. Dalam jangka panjang, konsumsi jus buah delima akan menghambat proses penuaan dan melindungi tubuh dari terjadinya kanker. 

11. Anggur Merah
Image result for red grape
Satu sloki anggur merah setiap hari akan menjaga kesehatan jantung dengan cara menaikkan kadar kolesterol baik (HDL) dan mengurangi risiko penggumpalan darah. Anggur merah juga mengandung antioksidan reservatrol dan saponin yang berguna untuk jantung. Tetapi tetap jangan berlebihan, karena minum alkohol lebih dari satu kali perhari akan membuat tekanan darah naik. 

12. Cokelat 
 Image result for chocolate
Cokelat yang dimaksud adalah cokelat hitam lebih dari 60%, bukan cokelat susu yang banyak mengandung gula. Manfaat cokelat berasal dari flavonol dan antioksidan (juga terdapat pada strawberi, anggur merah, dan apel). Sebenarnya, hanya kakao asli yang mengandung flavonols. Jadi pilihlah cokelat yang mengandung kakao lebih banyak (lebih dari 60 persen). Dark cokelat merupakan jenis cokelat yang memiliki kalori lebih sedikit dibanding yang lain. Jika dimakan dalam jumlah secukupnya, Anda akan mendapat manfaat berupa berkurangnya kolesterol jahat (LDL). 

Tuesday, 1 September 2015

Jangan pernah dibutakan oleh uang. Uang memang bisa memebeli segala hal yang bersifat materi, namun uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Salah satu faktor hadirnya kebahagiaan di tengah-tengah keluarga Anda adalah kesehatan.

Banyak jenis penyakit yang dapat merenggut kebahagiaan dari keluarga, terutama penyakit yang perlahan-lahan dapat membunuh Anda. Diabetes contohnya. Penulis bukan sedang menakut-nakuti Anda, tapi memang itulah kenyataannya.

Bila Anda memiliki riwayat diabetes, jangan berkecil hati dahulu. Seseorang tidak akan langsung terkena diabetes dan mengalami komplikasi karena penyakit tersebut. Jauhi faktor-faktor penyebab diabetes dan kenali gejalanya agar penyakit mematikan itu tidak dapat merenggut kebahagiaan dan keceriaan keluarga Anda.

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang timbul akibat kadar gula darah yang tinggi. Kadar gula darah yang tinggi itu disebabkan ketidakmampuan tubuh memproduksi hormon insulin atau penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin.

Faktor-Faktor Penyebab Diabetes :

1.    Keturunan, orang yang memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami diabetes memiliki resiko terkena diabetes yang lebih tinggi. Faktor ini tidak bisa diubah.
2.    Usia, semakin dewasa seseorang maka resikonya terkena diabetes akan semakin tinggi.
3.    Jenis kelamin, prevalensi wanita terkena diabetes lebih tinggi dibandingkan prevalensi pada pria.
4.    Obesitas, semakin besar kelebihan berat badan maka prevalensi terganggunya kerja insulin akan semakin besar, karena kelebihan lemak dapat menyebabkan gangguan pada kerja hormon insulin.
5.    Aktivitas fisik, semakin jarang kita melakukan aktivitas fisik maka gula yang dikonsumsi juga akan semakin lama terpakai, akibatnya prevalensi peningkatan kadar gula dalam darah juga akan semakin tinggi.
6.    Pola makan, pola makanan berlemak dan karbohidrat yang berlebihan akan meningkatkan resiko terkena diabetes.
7.    Stress, merupakan salah satu faktor pemicu meningkatnya resiko diabetes.
Diabetes bisa disebabkan berbagai faktor, faktor pencetus diabetes melitus antara lain kurang gerak, makan berlebihan, dan kekurangan produksi hormon insulin.
8.    Gaya hidup, seperti kurang gerak, pola makan buruk juga harus diwaspadai timbulnya penyakit diabetes.

Penyebab diabetes lainnya :
1. Kadar kortikosteroid yang tinggi
2. Kehamilan (diabetes gestasional) yang biasanya akan hilang setelah melahirkan.
3. Obat-obatan yang dapat merusak pankreas.
4. Racun yang memengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.

Resiko besar lain juga menghadang prediabetes yang tak menjaga porsi makannya. Bila terus berkembang menjadi diabetes, maka akan berpeluang mengalami komplikasi pada hampir seluruh organ tubuh.

Kriteria Diagnostik Gula Darah (mg/dL)

Bukan Diabetes
Prediabetes
Diabetes
Puasa: < 110
110 - 125
> 126
Sewaktu: < 110
110 - 199
> 200

Upayakan agar kadar kolesterol “baik” HDL lebih dari 45 mg/d1, sedangkan kolesterol “jahat” LDL kurang dari 100 mg/dl. Kadar trigliserida usahakan tak mencapai 130 mg/ d1.

Tanda dan gejala prediabetes yang harus Anda waspadai
→ Haus berlebihan.
→ Kulit menghitam.
→ Gatal-gatal pada bagian kulit yang berlipat seperti leher, lutut, ketiak, dan pangkal paha.
→ Adiktif gula.

Gejala komplikasi dari diabetes diantaranya :
Hipoglikemia, yaitu gejala yang timbul akibat tubuh kekurangan glukosa, dengan tanda-tanda :
• Gemetar dan keringat dingin
• Rasa lapar yang timbul secara tiba-tiba
• Sakit kepala
• Kecemasan yang timbul secara tiba-tiba
• Berkeringat atau menjadi pucat
• Bingung atau punya masalah dalam memberikan perhatian
• Penurunan kesadaran/koma
• Rasa tertusuk di sekitar mulut.

Koma Diabetik, berlawanan dengan hipoglikemia, kota diabetik ini timbul karena kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi biasanya lebih dari 600 mg/d1. Gejala yang sering timbul adalah :

  • Nafsu makan menurun
  • Haus, minum banyak, kencing banyak
  • Disusul rasa mual, muntah, napas penderita menjadi cepat dan dalam serta berbau aseton
  • Sering disertai panas badan, biasanya karena ada infeksi.

Kondisi ideal gula darah adar prediabetes tidak berkembang menjadi diabetes adalah dengan pengaturan pola makan rendah gula, rendah lemak jenuh dan minim asam lemak trans. Kurangi juga garam dan perkaya kandungan serat di dalam menu sehari-hari. Penderita diabetes umumnya memiliki trigliserida tinggi dan kadar HDL yang rendah. Asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan trigliserida, menormalkan glukosa dalam darah dan meningkatkanHDL.

Setelah membaca artikel di atas, kita semua sadar bahwa begitu banyak hal di sekitar kita yang dapat mengganggu kesehatan. Apabila Anda mengalami salah satu gejala seperti yang dijelaskan di atas, segera berkonsultasilah ke dokter agar materi yang Anda kumpulkan tidak terbuang sia-sia untuk biaya rumah sakit.