Musik adalah seni dan bahasa universal bagi semua tingkat usia. Mulai dari anak-anak hingga orang tua suka musik. Bagi anak, musik dipercaya berperan baik dalam melatih konsentrasi dan kecerdasan anak. Mungkin masih belum banyak orang tua yang menyadari hal tersebut, tapi sekarang mulai banyak orang tua yang memperkenalkan dan mengasah keterampilan musik pada anak.
Musik yang merupakan dari budaya dan
peradaban manusia sesungguhnya mempunyai banyak manfaat. Musik mampu
mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mengontrol emosi, mengasah sensitivitas,
dan membangkitkan apresiasi untuk segala bentuk keindahan. Selain itu, musik
juga berguna bagi kehidupan sehari-hari.
Manfaat dari menyukai musik akan
berguna juga saat ia mulai duduk di bangku sekolah, memperlancar kemampuan
membaca dan berhitung. Anak yang diajarkan musik sejak dini akan memetik
manfaatnya secara otimal. Usia yang cocok untuk mulai mengenalkan musik pada
anak adalah rentang usia 1 hingga 3 tahun.
Tapi sebaiknya mengajarkan anak untuk
menyukai musik tidak dilakukan dengan tergesa-gesa dan pemaksaan. Karena segala
sesuatu yang dioaksakan untuk anak akan dianggap suatu ancaman. Bila sudah
seperti itu yang ada di pikiran sang anak, maka otomatis ia akan membenci hal
yang dipaksakan itu. Kenalkan musik kepada anak kita agar ia mulai menyukainya
dengan trik di bawah ini.
Pilih alat musik sederhana
Sebaiknya Anda memulai untuk
memperkenalkan musik pada anak Anda dengan menunjukkan instrumen musik yang
sederhana. Anda cukup memberikan anak Anda alat musik yang cukup gampang
mengeluarkan bunyi hanya dengan diguncang atau digoyangkan. Alat-alat musik ini
bisa berupa lonceng, rattles, tamborin, dan tongkat.
Setelah anak Anda mampu mengkoordinasikan anggota tubuh dengan sempurna, barulah berikan si buah hati instrumen seperti drum, simbal, atau xylophone.
Buat ia menyukai musik, bukan sekedar
mengenalkan
Anda bisa menciptakan lingkungan yang
kaya unsur musikalitas. Anda bisa mencoba untuk membiasakan anak Anda mendengarkan
musik. Bisa dengan menyalakan radio atau memutar CD musik setiap kali anak Anda
berada di rumah bersama dengan Anda atau jika Anda berada di dalam mobil.
Membiasakan mereka dengan suara musik akan menarik minat mereka pada musik.
Ajarkan juga si kecil untuk selalu bergerak mengikuti irama musik yang sederhana seperti pok ame-ame, satu-satu, atau balonku. Anda bisa memangku si buah hati dan mengajarkan gerakan sederhana.
Anda juga sebaiknya memutarkan lagu-lagu dari berbagai macam genre. Anak-anak masih bisa menerima jenis musik seperti jazz, klasik, pop, dan lain-lain. Dengan begitu Anda sedang membangun lingkungan yang penuh dengan rangsangan musik.
Sehingga nanti pada usia 8 sampai 9 tahun anak akan mulai bisa memilih jenis lagu favorit mereka sendiri dan akan mendengarkan satu jenis lagu dalam rentang waktu tertentu. Jadi tidak ada salahnya Anda mengenalkan ragam jenis musik sebelum anak Anda menetapkan dunianya.
Ikut kelas musik adalah salah satu pilihan yang patut dicoba. Hanya saja jika memang ingin memasukan si kecil ke dalam kelas musik, pastikan materi yang diberikan pada mereka sesuai dengan tahap kembang anak. Anda bisa ikut masuk ke dalam kelas dan juga sebaiknya waktu belajar tidak lebih dari 45 menit.
Mau anak Anda cepat menangkap arahan
yang diberikan? Penuhi kebutuhan omega-3 nya dengan rutin memberikan TARA Kid sejak usianya 0 bulan. Omega-3 akan membantu membentuk
neurotransmitter dan reseptor sel otak yang berperan dalam perkembangan
kemampuan otaknya. Denagn begitu, anak akan semakin cepat menyerap dan mengolah
pengarahan yang diberikan untuknya.
Sumber:
www.sahabatnestle.com
0 comments:
Post a Comment